Simulasi Angsuran KUR BNI 2026 Membantu Pelaku Usaha Atur Keuangan Efektif

Jumat, 13 Februari 2026 | 13:37:29 WIB
Simulasi Angsuran KUR BNI 2026 Membantu Pelaku Usaha Atur Keuangan Efektif

JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk kembali menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada tahun 2026 sebagai bentuk dukungan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Program ini menawarkan bunga rendah serta proses pengajuan yang mudah, sehingga membantu pengusaha menambah modal kerja maupun investasi usaha.

KUR BNI menjadi solusi penting bagi pelaku UMKM yang ingin memperluas usaha maupun memulai bisnis baru. Kemudahan akses pembiayaan diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui penguatan sektor usaha kecil.

Jenis KUR BNI 2026

BNI menyediakan beberapa skema pembiayaan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan usaha. KUR Super Mikro memiliki plafon pinjaman hingga Rp10 juta dengan bunga 6% per tahun dan tenor maksimal 3–5 tahun tanpa agunan tambahan.

KUR Mikro menawarkan plafon Rp10 juta hingga Rp100 juta dengan bunga 6% per tahun dan tenor hingga 5 tahun. Skema ini diperuntukkan bagi usaha yang sudah berjalan dan ingin memperluas kapasitas usaha tanpa wajib menyertakan agunan.

Sementara KUR Kecil memiliki plafon mulai Rp100 juta hingga Rp500 juta dengan bunga tetap 6% per tahun. Tenor maksimal 4–5 tahun dan memerlukan agunan sesuai ketentuan bank, cocok bagi usaha yang membutuhkan tambahan modal besar.

Syarat Pengajuan KUR BNI 2026

Calon debitur harus memenuhi beberapa persyaratan umum agar dapat mengakses KUR BNI 2026. Persyaratan tersebut meliputi Warga Negara Indonesia (WNI), berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah, memiliki usaha produktif minimal 6 bulan, serta tidak sedang menerima kredit produktif dari bank lain.

Selain itu, calon debitur tidak boleh memiliki riwayat kredit macet berdasarkan data SLIK OJK. Dokumen pendukung yang wajib disiapkan antara lain fotokopi KTP, KK, Surat Keterangan Usaha atau NIB, NPWP untuk pengajuan di atas Rp50 juta, serta dokumen agunan untuk KUR Kecil.

Cara Daftar KUR BNI 2026

Pengajuan KUR BNI 2026 dapat dilakukan melalui dua metode, yakni online maupun langsung ke kantor cabang BNI. Pengajuan online dilakukan dengan mengakses laman resmi pengajuan KUR BNI, mengisi data diri dan informasi usaha, mengunggah dokumen, serta menunggu proses verifikasi dan survei usaha.

Pengajuan langsung ke kantor cabang BNI dilakukan dengan membawa dokumen lengkap, mengisi formulir, dan mengikuti proses analisa serta survei dari pihak bank. Pencairan dana umumnya memerlukan waktu sekitar 3 hingga 14 hari kerja, tergantung kelengkapan dokumen dan hasil analisa kredit.

Simulasi Angsuran KUR BNI 2026

Simulasi angsuran memberikan gambaran jumlah cicilan per bulan dengan bunga 6% per tahun. Untuk pinjaman Rp25 juta, tenor 12 bulan cicilan sekitar Rp2,1 juta, 24 bulan Rp1,1 juta, 36 bulan Rp790 ribu, 48 bulan Rp620 ribu, dan 60 bulan Rp510 ribu.

Pinjaman Rp50 juta memiliki cicilan bulanan Rp4,3 juta untuk tenor 12 bulan hingga Rp1 juta untuk tenor 60 bulan. Sedangkan pinjaman Rp100 juta, cicilan 12 bulan sekitar Rp8,7 juta, 24 bulan Rp4,5 juta, 36 bulan Rp3,1 juta, 48 bulan Rp2,4 juta, dan 60 bulan Rp2 juta.

Simulasi ini membantu pelaku usaha memilih tenor dan besaran pinjaman sesuai kemampuan bayar. Dengan pilihan skema yang beragam, UMKM dapat merencanakan angsuran yang ringan agar tidak membebani operasional usaha.

Manfaat KUR BNI 2026 bagi Pertumbuhan Usaha

KUR BNI 2026 memungkinkan UMKM mendapatkan modal dengan bunga rendah dan persyaratan mudah. Pilihan plafon mulai Rp10 juta hingga Rp500 juta memberikan fleksibilitas bagi usaha kecil maupun menengah untuk mengembangkan kapasitas produksi atau memperluas pasar.

Selain itu, akses pembiayaan yang mudah dan proses cepat diharapkan dapat mendorong pengusaha baru dan pelaku usaha existing untuk meningkatkan daya saing. Dukungan finansial ini menjadi salah satu upaya memperkuat fondasi ekonomi mikro secara berkelanjutan.

KUR BNI 2026 menjadi alternatif pembiayaan menarik bagi UMKM dengan pilihan skema yang sesuai kebutuhan. Pengusaha dapat menyesuaikan pinjaman dengan kemampuan bayar sehingga usaha dapat bertumbuh secara berkelanjutan.

Calon debitur disarankan menyiapkan semua dokumen dan memanfaatkan simulasi angsuran sebelum pengajuan. Dengan demikian, proses pengajuan lebih efisien, dana cepat cair, dan pertumbuhan usaha bisa lebih optimal.

Terkini